KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Lanjutan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi selama dua hari, pada 13–14 Juli 2026, bertempat di Aula BKPSDM Kota Sukabumi.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Kegiatan pada hari pertama dibuka secara langsung oleh Wali Kota Sukabumi. Dalam sambutan dan arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern. Penerapan AI diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan, mendorong efisiensi dalam penggunaan sumber daya, mempercepat proses bisnis di lingkungan perangkat daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara BKPSDM Kota Sukabumi dengan Virexa Talenta Indonesia, yang menghadirkan narasumber dari Monash University serta tim teknis Virexa Talenta Indonesia. Para peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan teknologi AI, penerapan AI dalam administrasi pemerintahan, optimalisasi produktivitas kerja, hingga praktik penggunaan berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan yang dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sebanyak 32 Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi turut mengirimkan perwakilannya sebagai peserta pelatihan. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Sukabumi menjadi salah satu perangkat daerah yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Pelatihan AI Lanjutan ini juga menjadi tahapan penting dalam pengembangan aplikasi SUKA-SAI (Sukabumi Smart Artificial Intelligence), sebuah platform berbasis kecerdasan buatan yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Sukabumi. Aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung percepatan proses bisnis, meningkatkan produktivitas aparatur, serta memperkuat kualitas layanan pemerintahan di seluruh perangkat daerah melalui pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi.
Bagi Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, pemanfaatan Artificial Intelligence bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan merupakan bagian dari komitmen dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan. Teknologi AI diharapkan mampu membantu proses administrasi, pengelolaan data, penyusunan dokumen, hingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan akurat, sehingga pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta pelayanan pemadam kebakaran dapat semakin optimal.
Keikutsertaan dalam pelatihan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi dalam mendukung visi Pemerintah Kota Sukabumi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, profesional, dan berbasis teknologi. Dengan meningkatnya kompetensi aparatur dalam memanfaatkan Artificial Intelligence, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berkembang menjadi lebih responsif, efektif, efisien, dan sesuai dengan tuntutan era digital.
Melalui kolaborasi, peningkatan kompetensi, serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis dapat membangun ekosistem pemerintahan digital yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.